Minggu, 24 Januari 2010

MATERI I KONSEP BAHASA PEMPROGRAMAN

| |


  • Komputer, alat yang digunakan untuk melakukan komputasi secara cepat dan tepat, komputer juga dapat menyimpan data, dan data tersebut dibaca kembali.
  • Di dalam bahasa pemrograman maka kita akan mengenal yg disebut Algoritma == merupakan urutan operasi yang akan dikerjakan secara berurutan hingga menghasilkan suatu (output) yang diinginkan user.
  • Bahasa Pemrograman, merupakan himpunan aturan-aturan (konvensi) untuk menyatukan algoritma-algoritma tersebut.
Dalam memilih bahasa pemrograman kita diberikan 2 metode :
  1. Horizontal, Bahasa-bahasa pemrograman dipilih dan dipelajari secara berurutan.
  2. Vertical, Membandingkan konsep dan konstruksi dari bahasa-bahasa pemrograman.

Bahasa Program dibagi dalam :

  1. Bahasa Mesin (Machine)
  2. Bahasa Rakitan (Assembly)
  3. Bahasa Tingkat Tinggi (High-Level Language).
  4. Sekarang sedang dikembangkan bahasa tingkat 4 yang lebih mudah untuk digunakan USER.

**Bahasa Mesin**

Merupakan bahasa yang paling rendah levelnya (very low-level). Bahasa ini dieksekusi secara langsung oleh komputer. Proses eksekusinya sangat cepat. Bahasa ini sangat fleksible untuk membuat layer software yang baru dan juga (low cost of realization).

**Bahasa Assembly**

Merupakan bahasa yang menghubungkan antara bahasa tingkat tinggi dengan sistem operasi, bahasa ini menggunakan mnemonic misal : ADD,ADC

Kelebihan Bahasa Assembly:
1. Ketika di-compile lebih kecil ukuran
2. Lebih efisien/hemat memori
3. Lebih cepat dieksekusi

**Bahasa Tingkat Tinggi**

Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman yang jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat lebih mudah digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan lebih abstrak. Bahasa-bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap beberapa operasi CPU, seperti halnya pengaksesan memori.

PERTANYAAN : Kenapa kita perlu mempelajari konsep bahasa pemrograman?

Meningkatkan kapasitas untuk mengekspresikan ide pemrograman. Dapat memilih bahasa pemrograman tertentu yang tepat untuk menyelesaikan suatu masalah. Dan Meningkatkan kemampuan untuk belajar bahasa pemrograman yang baru. Memahami implementasi dari bahasa pemrograman. Meningkatkan kemampuan untuk membuat bahasa pemrograman yang baru adalah hasil akhir dari kita mempelajari bahasa pemrograman.

~Kriteria bahasa pemrograman :

  • Readability

Faktor-faktor : Simplicity. Orthogonality, Statement Kontrol, Tipe data dan Struktur data, Syntax dan Lexical convention

  • Writability

Faktor-faktor : Simplicity, Orthogonality, Mendukung kemampuan untuk mendefinisikan dan kemudian menggunakan struktur yang kompleks atau operasi yang mengijinkan detail dari operasi diabaikan.

  • Reliability

Faktor-faktor : Type checking, Exception handling, Readability dan writability.

  • Cost

Faktor-faktor : Training programmer, Penulisan program / Pembuatan software, Kompilasi dan eksekusi, Maintenance.

Faktor yang mempengaruhi desain suatu bahasa :

  1. Arsitektur Komputer : Data dan program diletakkan pada memory yang sama. Memory terpisah dari CPU. Instruksi dan data difetch dari memori ke CPU.
  2. Programming Methodologies : 1950-an dan awal 1960-an : Aplikasi-aplikasi sederhana masih menitikberatkan pada efisiensi mesin. Akhir 1960-an : Efisiensi dari sisi manusia lebih diutamakan (readibility), struktur kontrol yang lebih baik. Pemrograman terstruktur Top-down design. Akhir 1970-an : Process-oriented ke Data-oriented. Abstraksi data. Pertengahan 1980-an : Object-oriented programming.

Berikut adalah Kategori Bahasa Pemrograman:

1. Imperative (Prosedural) : Fitur utamanya adalah variable, assignment, statement, dan iterasi, contoh : C, Pascal.

2. Functional : Menggunakan fungsi-fungsi untuk melakukan komputasi, contoh : LISP, Scheme.

3. Logic : Berdasaarkan aturan (rule-based), Aturan tidak memiliki urutan khusus, contoh : Prolog.

4. Object-oriented : Pengkapsulan data dengan proses, Pewarisan (inheritance) dan dynamic type binding, Perkembangannya cepat, contoh : C++, Java.

Metode Implementasi dalam bahasa pemrograman :

----Kompilasi (Compilation), dilakukan oleh compiler. Menerjemahkan high-level program ke kode mesin. Translasi membutuhkan waktu tertentu (compiletime) Eksekusi cepat

Contoh bahasa yang menggunakan compiler :

Pascal, C/C++

----Interpretasi (Interpretation), dilakukan oleh interpreter. Tanpa proses translasi. Eksekusi lambat. Saat ini jarang digunakan.

Contoh bahasa yang menggunakan

interpreter : BASIC

----Hybrid Gabungan antara kompilasi dan interpretasi Translation cost kecil. Kecepatan eksekusi tidak terlalu lambat.

tools yang sering digunakan dalam pengembangan software:

UNIX, C++, MICROSOFT VISUAL C++, DELPHI, NET BEANS, DLL



0 komentar:

top

Poskan Komentar

Mengenai Saya

NOVIANTO 672008013 ALBERT T S 672008027 DEDDY U W 672008085 ANDI H P 672008131 BENALDO Q 672008240